Jumat, 11 Maret 2011

It Has To be You - FanFiction


ff ini aku buat sebagai hadiah ultahnya kak sela. so, hyejin is her and kyuhyun is her super junior biased.
fanfiction yang ini dan yang lain yang bakal ku post bakal berbau bau korea soalnya yang jadi tokoh utamanya ada Super Junior. jadi, kalo ga ngerti beberapa artinya bisa tanya saja.
dan sorry kalau ga seberapa bagus, soalnya aku juga baru belajar. hoho silahkan dibaca.
Enjoy.. 

 

3rd ff one shot "it has to be you"

by Esther Josephine Purba on Friday, February 4, 2011 at 4:46pm

IT HAS TO BE YOU
PG-13 / Romance / One Shoot  
Author is Me

ANNOUNCEMENT :  THIS IS JUST FAN FICTION!!! NOTHING IS REAL. NOTHING IS EVER HAPPEN.  IF YOU WANNA TAKE THIS, TAKE WITH FULL CREDIT. ENJOY READING...

Main Cast:
Song Hyejin
Cho Kyuhyun

Start..
saat aku berumur 5 tahun, sebelum aku pindah ke amerika, aku diberitahu bahwa aku memiliki seorang tunangan, "hyejin, ini tunanganmu. cho kyuhyun. dia kelas 5 SD sekarang" ucap ommaku memperkenalkan seorang anak cowok tampan padaku dan aku langsung jatuh hati pada pandangan pertama. itulah cinta pertamaku dan juga penghancur hatiku!
"aku ditunangan dengan bocah ingusan itu? ngelap ingus dan ilernya sendiri saja belum bisa.. mau dijodohkan denganku? liat kakinya omma! pendek! badanya juga gendut! shiro. aku tak mau" jawabnya yang membuat urat kepalaku muncul. tanpa berpikir panjang aku menggigit tangannya dan berkomitmen. "awas kau! akan kubuat engkau tergila-gila denganku!" ancamku
"coba saja bocah tengik" ucapnya sambil merong padaku
sejak saat itulah aku mulai mengkonsumsi makanan bergizi, low calori, dan mengurangi makan-makanan manis yang disukai anak-anak seumurku. awalnya tersiksa, tapi sekarang sudah menjadi pola hidupku. dan lihatlah cho kyuhyun! kakiku panjang dan jenjang, tubuhku ideal, rambutku panjang, kulitku putih bersih, otakku cerdas, mataku besar dan bersinar terang. kau pasti jatuh hati padaku. awas saja cho kyuhyun!
"hyejin, hamun, barang-barangmu sudah siap? 2 jam lagi pesawat kita berangkat" teriak ommaku yang tak kuperdulikan
"hyejin onnie, berhentilah menatap cermin. onnie nomu yeppo.. orang yang bernama kyuhyun pasti akan jatuh hati padamu. sekarang bantuin angkat barang dulu ya" ujar hamun, adikku, yang paling tau cara mengatasiku haha
"arraseo. kau memang the best hamun ah. kajja. kita bereskan barang dan segera kembali ke seoul"
Aku tak sabar melihat reaksi kyuhyun nanti hahaha

: : : : :

kata omma, kyuhyun yang akan menjemput kami. tapi mana dia?
aku sudah bosan menunggu. mama papa sedang ngobrol sendiri sedangkan hamun sudah tertidur pulas disebelahku. kuharap dia segera datang
"maaf telat tante" kata seseorang dengan suara bass yang langsung merebut perhatianku. aku melihat seorang pria tampan sedang berdiri dan tersenyum dihadapanku
"hyejin?" tanyanya padaku. haha kau pasti kaget melihat kecantikanku kan?
"nde" jawabku cool
"waah hebat, kau sudah berubah ya sekarang! sudah besar" ujarnya sambil mengusap usap kepalaku. yaa namja ini! bukan itu komentar yang mau kudengar! kenapa dia malah memperlakukanku seperti anak anjing? menyebalkan!
"oia hyejin, kamu bisa bawa barangmu sendiri kan? Aku bantuin ajjuma dan ajjusi" ucapnya lalu berjalan mendahuluiku. oh my! itukah sikapnya pada seorang lady? aku tak percaya!
"sudahlah kak.. jangan terlalu lama bengong disitu. nanti kita ketinggalan jauh" ucap hamun menasehati dan kuturuti nasehatnya

: : : : :

"hamun!! Dia menyebalkan! super! aku sebal!" ocehku pada hamun begitu kami sudah berada dikamar tamu yang disediakan oleh keluarga cho. untuk sementara kami sekeluarga tinggal di rumah kyuhyun sampai kami mendapatkan rumah yang pas untuk kami.
"aku tau onni sebal, tapi jangan sampai jadi benci ya" katanya
"wae? Terlambat hamun! aku sudah sangat membencinya!" jawabku
"terserah onnie sih, tapi aku bilangin ya, 'when you have a crush on someone, you notice every single detail about them, no matter how small. And when they do something for you, you feel so touched, no matter how simple it was' itu salah satu filosofiku"
"yaa hamun ah, kau ini masih kecil ngerti apa ha?" candaku karena tak percaya adikku bisa berkata sebijak itu. ah tapi ga mungkin hatiku berubah secepat itu

: : : : :

"kyuhyun, ajak hyejin ke festival musim panas ya. ajak keliling seoul juga" ucap ommaku pada kyuhyun. aish.. omma kenapa sih? kenapa aku harus bersama kyuhyun? tapi tak apalah, akan kubuat dia jatuh hati padaku.
"Lalu hamun gimana omma?" tanyaku
"Hamun biar bersamaku" ucap seseorang yang ada dibelakangku. aku menoleh ada seorang pria tinggi nan tampan. Ternyata dia adalah siwon oppa, sepupu kyuhyun. Karena sudah disuruh pergi dengan pairing seperti ini, ya sudahlah. Turuti saja..

: : : : :

"Yaa oppa! disini ramai! jangan jalan terlalu cepat! aku takut hilang" ujarku sambil mengulurkan tanganku
"kenapa?" tanyanya bingung
"karena jalanmu cepat, lebih baik kau menggandengku biar aku tak hilang"
"Mwo? yaa.. kau tak perlu manja, kau tak akan hilang" jawabnya santai dan kembali berjalan didepanku
"cih, dasar. jadi dia bersikap lembut padaku hanya didepan orangtuanya?" batinku
aku berjalan sambil terus melihat kedepan agar aku tak terpisah dengannya tapi ada gula-gula yang menarik perhatianku. aku lupa dengan kyuhyun oppa dan berjalan ke warung gula-gula itu. aku membeli dan memakannya dengan santai. begitu permen itu habis aku teringat kembali pada kyuhyun oppa. Aku mencari ke kanan dan ke kiri tapi nihil. aku tak melihat batang hidungnya. awalnya aku masih tenang dan terus berjalan mencarinya tapi sudah 2 jam aku tak menemukannya. gelisah mulai memenuhi benakku dan tak kusadari air mataku pun mulai mengalir.
"oppa.. kyu oppa.. kau dimana?" teriakku tapi ia tak kunjung muncul. aku takut..
"hey, gadis cantik? sendirian nih?"
ya ampun.. aku digoda preman! kyu oppa tolong!
"dia tak sendiri. dia pacarku" ucap kyu oppa yang muncul tiba-tiba didepanku. aku mencengkram bajunya agar ia tak meninggalkanku lagi.
"Hei bocah ingusan jangan sok jadi pahlawan. pergi sana" kata preman itu
"oppa, kau bisa melawannya kan?" tanyaku ragu karena aku melihat keringatnya mulai bercucuran
"ani. tapi aku yakin dengan kemampuan lariku. hitungan ke 3 lari. 1.. 2.. 3! hyejin lari!" perintah kyuhyun. ia berlari sambil menggenggam erat tanganku
10 menit berlari, aku kecapekan lalu terjatuh dan air mataku mulai mengalir lagi
"yaa! kenapa kau cengeng sekali? masa hanya begini saja menangis?" omelnya yang membuat tangisanku makin keras dan membuatku mulai memukulinya
"yaa! yang membuatku menangis itu kau! aku marah padamu! aku sebal! tak bisakah kau lembut padaku? daritadi kau marah padaku! kalau kau menggandengku, tak akan begini jadinya. aku tak perlu capek-capek mencarimu dan aku tak perlu digoda orang-orang tadi. kita juga tak perlu berlari-lari sampai aku terjatuh begini. kau jahat oppa!" omelku panjang lebar sambil terus memukulinya.
"mianhe. aku memang salah. berhentilah menangis ya ya?" pinta kyuhyun tapi aku belum bisa
"kenapa masih menangis?!"
"karena kau masih membentakku! kau menyebalkan. kalau kau seperti ini, tak akan ada gadis yang suka padamu!" tegurku yang membuatnya terdiam.
"mianhe.. aku memang tak tau bagaimana cara memperlakukan perempuan, aku juga kasar dan tak bisa lembut. mianhe.." ucap kyuhyun oppa dengan tulus dan melunakkan hatiku
"arraseo.. tapi kau janji ya akan berubah? setidaknya bicaralah lebih lembut"
"arraseo.. kajja kita pulang" ajaknya. ia membantuku berdiri tapi apa daya, kakiku kesleo, tak bisa jalan
"hyejiiiiiiin!! kau bikin susah saja!"
"yaa! kau baru saja berjanji akan lebih lembut!" protesku. kyuhyun oppa menghela nafas panjang dan menawarkan punggungnya padaku
"naik" ucapnya. aku agak ragu tapi.. "ppali!" dia memaksa haha ya sudah aku turuti saja
"kau berat" goda kyuhyun yang hampir saja membuatku mencekiknya
"itu penghinaan terbesar bagi seorang lady oppa!" protesku dan dia hanya tertawa kecil
punggungnya hangat.. aku nyaman digendong seperti ini
"oia oppa, kata omma suaramu enak. aku ingin membuktikan itu benar atau tidak. jadi sekarang bernyanyilah untukku. tak boleh menolak! aku bisa mencekikmu kapan saja" ancamku dan detik berikutnya aku mendengar senandung yang sangat merdu ternyata suaranya sangat lembut dan tanpa kusadari aku mulai terhanyut dan tertidur dalam gendongannya

: : : : :

sudah seminggu aku mulai menikmati kehidupanku disini dan sejak 3 hari yang lalu, aku selalu memimpikan kyu oppa. dan seperti, hari ini paling parah.
"song hyejin, saranghae. jantungku berdetak kencang sekali setiap aku bersamamu. would you be my girl?" tanya kyuhyun oppa yang membuat jantungku berdetak 10x lebih cepat apalagi saat wajahnya tinggal sejengkal dari wajahku. semua itu terasa nyata sampai hamun datang menghancurkan semuanya
"ONNIE!? ppali ireona!!" teriaknya yang terpaksa membuatku membuka mata. aku melihat ada seseorang duduk tepi kasurku. dia.. "kyuhyun oppa?" tanyaku memastikan. dia memberikan senyum mempesona lalu merapikan poniku dan mengelus-elus kepalaku. jantungku berdetak kencang. sangat. dan anehnya, aku tak menolak perlakuannya itu. semua terasa nyata sampai hamun datang menghancurkannya. untuk kedua kalinya.
"Onnie sudah bangun?" tanya hamun begitu membuka pintu kamarku
"loh, kyuhyun oppa ngapain disini?" tanya hamun yang membuat aku dan kyuhyun salah tingkah
"e.. ehm.. aku.. aku disuruh tante membangunkannya" jawab kyuhyun
"lalu tangan oppa ngapain di kepala onnie?"
"i.. ini.. ah! untuk menjitaknya! dia tak bangun-bangun daritadi!" jawab kyuhyun dan dia benar-benar menjitakku!
"yaa, kyu oppa! sakit!" protesku sambil mengusap kepalaku
"onnie sih ga bangun daritadi.. kyu oppa, kajja, antarkan aku ke sekolah. onnie biar diantar siwon oppa" ucap hamun seraya menarik kyuhyun dan mengalungkan tangannya di lengan kyuhyun. ini tak seperti biasanya. hamun tak pernah agresif seperti ini pada laki-laki. lalu ini pertanda apa?
"bye hamun, bye oppa" ucapku pada mereka dan hamun balas menatapku dengan tatapan... cemburu. omona!! ada apa dengan dongsaengku itu?! dia suka pada kyuhyun? tidak mungkin ah~

: : : : :

“onnie, aku suka pada kyuhyun oppa” kata hamun saat ia main ke kamarku. Pengakuannya itu cukup buat aku terkejut dan entah kenapa aku merasa sakit sekaligus sedih. Harusnya tak ada masalah kan denganku? Aku tak menyukai kyuhyun.. lalu ini kenapa?
“onnie kok diam saja? Aku butuh persetujuanmu. Bagaimana pun ia adalah tunanganmu. Tapi kalau kau tak suka padanya, aku akan merebutnya” ucap hamun dengan tegas
“eh, tak masalah hamun” jawabku terpaksa. Apa aku menyukai kyuhyun oppa? Masa secepat ini? Bukannya minggu lalu aku masih sangat membencinya?
“jeongmal? Baguslah.. dan sekarang aku butuh bantuan onnie”
“apa itu?” tanyaku penasaran sekaligus khawatir
“lusa onnie ajak siwon oppa ke Lotte World dan aku akan mengajak kyuhyun oppa. Double date. Dan aku akan menyatakan perasaanku hari itu” usulnya dan aku sanggupi walaupun berat hati. Aku tak mau membuatnya sedih karena baru pertama kali ini hamun meminta tolong padaku soal cowok

: : : : :

“hye, kyuhyun dan hamun lama sekali?” tanya siwon. kami sudah 10 menit menunggu mereka.
“aku juga tak tahu oppa” sahutku lesu
“gwencana hyejin ah?” tanya siwon oppa yang menyadari keadaanku. Aku tidak sakit tapi aku juga sedang tak bersemangat. Sejak hamun bilang kalau ia suka pada kyuhyun, aku tak pernah bisa tidur. Aku selalu memikirkannya dan aku tarik kesimpulan kalau aku memang menyukai kyuhyun oppa.
“hyejin onnie!!!!” teriak seseorang yang aku tahu itu Hamun. Aku mencari asal suaranya. Dia sedang berjalan dengan bergelanyut manja pada lengan kyuhyun oppa.
“mianhe, kami telat, hamun tadi minta beli ice cream dulu” ujar kyuhyun oppa. Ternyata cinta memang bisa mengubah seseorang ya. Hamun yang tak suka pakai dress, hari ini, demi kyuhyun, ia pakai mini drees yang imut dengan warna yang paling ia benci. Tak kusangka hamun sungguh-sungguh
“kajja, ayo kita masuk” ajak hamun sambil menarik kyuhyun.
aku makin sakit saat melihat hamun bisa tersenyum selebar itu saat bersama kyuhyun.
“waah, apa itu ramai sekali? Kesana yuk?” ajak hamun pada kami. Akhirnya kami pun kesana. Ternyata disana ada game lari memutar lotte world ini sambil menggendong pasangannya dan pemenangnya akan diberikan ciuman oleh pasangan yang digendongnya beserta uang sebesar 500.000 won
“ikutan yuuk! Aku dengan kyuhyun oppa, hyejin onnie dengan siwon oppa” ujar hamun yang tentu kutolak mentah-mentah karena aku memang tak seberapa dekat dengan siwon oppa
“shiro. Kamu ini aneh-aneh saja hamun” omelku padanya
“wae? Onnie sungkan pada siwon oppa? Apa siwon oppa yang tak bisa menggendong onnie?” tanya hamun polos yang sama saja membangkitkan singa yang tertidur dalam diri siwon
“ani. Aku bisa. Hyejin, kajja! Ayo kita ikut game ini” kata siwon oppa dan mau tak mau harus kuturuti. Lagipula ada sekitar 13 pasangan yang ikut, kemungkinan menang juga kecil. Hyejin.. tenang..
Dan dimulailah lomba lari ini. Awalnya aku cukup tenang karena siwon oppa mulai kelelahan tapi gara-gara hamun.. “siwoon oppa!! Semangat! Larilah lebih cepat!! Jangan mau kalah dengan kyuhyun oppa!” ujarnya saat siwon berlari disamping kyuhun dan tak perlu menunggu lama, siwon oppa berubah menjadi banteng yang mengejar kain merah
“dan pemenangnya adalah............... siwon – hyejin couple!! Selamat untuk kalian berdua. Kepada hyejin dan siwon silahkan naik keatas panggung” ucap pembawa acara itu
“chukae onnie, chukae oppa” ujar hamun
“nde, selamat ya” sahut kyuhyun
“nah, sekarang.. hyejin! Berikan ciuman pada siwon. dia sudah berjuang keras untuk mendapatkan kesempatan ini” kata pembawa acara itu
Aku bingung.. masa aku harus mencium siwon oppa? Aku juga dapat melihat ekspresi kebingungannya “KISSU! KISSU! KISSU! KISSU! KISSU!’ teriak para peserta lain dan hal itu membuat kami main bingung
“hyejin, just close your eyes, do it, pass it, and forget it. Okay? Aku ingin ini segera berlalu. Mianhe kau ikutan repot karena aku tak mau kalah” bisik siwon oppa
Ia menutup mata, dan aku pun mulai menutup mataku. Jarak wajah kami tinggal sejengkal lagi tapi tiba-tiba aku terbayang mimpiku dulu saat kyuhyun oppa hampir menciumku. Aku tak bisa. Sungguh. Kalau bukan kyuhyun oppa, aku tak bisa.
“mianhe” ucapku sambil mendorong siwon oppa agar menjauh dariku.
“mianhe semua. Jeongmal mianhe. Aku tak dapat mencium orang yang tak kusuka” ucapku dan tanpa kusadari air mataku mengalir. Air mata rasa bersalahku pada hamun, dan air mata rasa takut ditolak oleh kyuhyun oppa. Tapi aku ingin mengakuinya sekarang juga atau aku akan kehilangan kesempatan untuk mengatakannya
“mianhe, jeongmal mianhe. Khususnya buat hamun, adikku. Mianhe, aku sudah membohongimu tapi aku tak bisa kalau harus membohongi perasaanku lebih lama lagi. Aku suka pada kyuhyun oppa. Sangat. Entah sejak kapan tapi aku yakin kalau aku sangat menyukainya” kataku sambil terisak. Aku tak dapat melihat kebawah  panggung. Aku malu sekaligus takut. Aku hanya terus menangis sambil menyembunyikan wajahku dengan tanganku
“nado saranghae hyejin ah” bisik seseorang yang suaranya sangat kukenal, kyuhyun oppa. Aku tak percaya. aku tak mau membuka mataku karena aku takut jika ini hanya mimpi. Dan aku mulai mensugesti diriku kalai ini memang mimpi. “ini mimpi, ini mimpi, ini mimpi” ucapku pelan berulang kali tapi sebuah kecupan hangat meyakinkanku kalau ini bukan mimpi
“sudah percaya kalau ini nyata?” tanya kyuhyun oppa yang berdiri dihadapanku. Aku mengangguk dan langsung memeluknya. Aku sangat senang akhirnya aku bisa bersama dengan orang yang kusukai. Tabi kebahagiaanku belum sempurna jika hamun harus sedih sendiri
“ehm.. hamun ah, mianheyo” ucapku merasa bersalah dan kyuhyun pun mengatakan hal yang sama pada hamun. Tapi reaksi hamun sungguh mengejutkan!
“aaahh.. untung onnie segera sadar perasaan onnie. Aku sudah tak tahan harus memakai pakaian-pakaian seperti ini. Arrgh, gerah..” jawab hamun
“jadi maksudmu, kau hanya pura-pura?” tanyaku tak percaya dan dia mengangguk
“aku sebal pada onnie yang tak kunjung sadar akan perasaan onnie” jawab hamun
“hanya aku? Lalu kyuhyun oppa?” tanyaku
“yaa onnie, kau ini! Masa kau tak sadar dari awal dibandara ia sudah suka padamu? Kau tak sadar kalau dia bertingkah judes hanya padamu? Aiish.. onneiku ini emang agak lemot! dia seperti itu pasti karena dia bingung harus bertingkah seperti apa.. jantungnya pasti selalu berdetak kencang saat dekat denganmu!” omel hamun. Aku menatap oppa untuk memastikan apa yang dikatakan hamun benar atau tidak dan.. kyuhyun oppa mengangguk malu.
 “waaaaah, tak disangka terlahir pasangan baru karena game ini! Chukaeee!” ucap sang pembawa acara yang disertai tepukan tangan dari peserta lain. Aku lupa kalau ini masih di lotte world. Aku dan kyuhyun hanya bisa tersipu malu. Aku menoleh ke belakang mencari siwon oppa tapi ternyata ia tak ada, begitu pula hamun. Kemana ya mereka pergi?

: : : : :

“pengantin wanita memasuki altar” jantungku berdetak kencang! Bersama appaku, aku berjalan menuju altar untuk bersanding dengan pria yang aku sayangi, cho kyuhyun.
“song hyejin, apa kau bersedia menemani kyuhyun dalam suka dan duka disepanjang hidupmu?”
“nde” jawabku mantap
“dan kau cho kyuhyun, apa kau bersedia menemani kyuhyun dalam suka dan duka disepanjang hidupmu?”
“nde. Aku bersedia” jawab kyuhyun sambil tersenyum menatapku
Hari ini, 3 bulan setelah hari pengakuan yang dahsyat itu, aku putuskan untuk menikah dengan kyuhyun oppa. aku tak mau kalau ia direbut orang lain lagi
“sekarang, silahkan mencium pasangan anda”
Atmosfernya sudah sangat bagus dan wajah kyuhyun tinggal sesenti lagi tapi hal ini hancur seketika karena.. hamun!
“mwoo?! Kau minta besok aku menikah denganmu?! Shiro!!” ucapnya atau lebih pantas dibilang teriak. Pasti siwon habis mengatakan yang tidak-tidak pada hamun. Arrrgh pasangan ini memang!
“yaa hamun!! Siwon!! jangan mengganggu pernikahan orang!!” teriakku dan kyuhyun bersamaan
Hahaha beginilah ceritaku dan kyuhyun bisa bersama. Semoga kami bisa selalu bersama. Never ending story yeaah! ekekekeke

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar